Presiden Prabowo Subianto menyerukan Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) pada Rapat Koodinasi Nasional Pusat dan Daerah di Sentul, tanggal 2 Februari 2026. Hal ini dimaksudkan sebagai gerakan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tetata sekaligus sebagai komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Sehubungan hal tersebut, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyampaikan kepada seluruh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk melaksanakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI minimal satu kali seminggu melalui korvei (kerja bakti) membersihkan sampah secara rutin pada lingkungan kerja masing-masing.
Pada tanggal 10 Februari 2026, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asmat bersama TNI, POLRI, dan Satpol PP melakukan korvei di titik-titik yang sudah disurvei sebelumnya. Tahap awal gerakan ini atau yang menjadi prioritas ada di 2 titik Lokasi yaitu di Masjid At-Tarbiyyah Kompleks Yapis dan Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jemaat Betlehem. Dari hasil kegiatan ditemukan berbagai jenis limbah diantaranya kertas, logam, bohlam lampu, plastik, dan lain-lain. Jenis sampah yang mendominasi yaitu sampah plastik (plastik kemasan dan botol plastik). Jumlah sampah yang terangkut hasil dari gerakan ini yaitu 9 m3 atau sekitar 3 ton. Kegiatan ini merupakan langkah awal dari tindak lanjut surat Menteri Lingkungan Hidup dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, yang salah satunya diwujudkan melalui Indonesia Resik, yakni gerakan bersih dari sampah. Aksi ini direncanakan akan menjadi agenda rutin setiap bulan serta pada momen-momen tertentu, seperti menjelang bulan Ramadhan, Paskah, dan peringatan HUT RI.
0 Comments
Leave a Reply. |
Admin :Dinas Lingkungan Hidup & Pertanahan Kab. Asmat Arsip :
February 2026
Kategori :
All
|








RSS Feed